Haji Uma Minta Bandara Sabang Jadi Bandara Internasional

Simbun.com

Medan – Permasalahan dunia penerbangan di Indonesia kerap kali menjadi sorotan. Untuk itu, permasalahan penerbangan di Indonesia harus segera diantisipasi agar mendapatkan pelayanan yang aman dan nyaman.

Anggota Komite II DPD RI asal Aceh, H. Sudirman atau Haji Uma menilai, pemerintah harus meningkatkan perbaikan kondisi transportasi udara saat ini. Terutama, terkait peningkatan daya tampung beberapa bandara yang sudah kurang memadai dengan meningkatnya penerbangan.

Selain itu, Haji Uma juga mempertanyakan pihak PT. Angkasa Pura II, terkait adanya isu yang beredar di kalangan masyarakat mengenai penguasaan bandara oleh perusahaan asing.

“Sebagian masyarakat mempertanyakan kebenaran isu tersebut. Ini perlu mendapat klarifikasi agar tidak jadi polemik”, ujar Haji Uma saat kunjungan kerja terkait pengawasan UU No. 1 Tahun 2009 tentang penerbangan di Bandara Silangit International Airport, Sumatera Utara, Senin, 27 November 2017.

Ia juga berharap, PT. Angkasa Pura II agar menjadikan bandara Maimunsaleh di Sabang, Provinsi Aceh sebagai bandara internasional. Sehingga bisa menjadi daya tarik wisatawan berkunjung ke Sabang. “Saya berharap bandara di Sabang bisa menjadi bandara internasional,” ujar Haji Uma.

Di sisi lain, senator asal Aceh ini juga ingin mengetahui keuntungan PT. Angkasa Pura ll untuk mengoperasikan Bandara Silangit. Agar menjadi rujukan pertimbangan dalam upaya mendorong Bandara Sabang dapat ditetapkan sebagai bandara internasional.

“Harapannya 2019 nanti Sabang memiliki bandara internasional. Hal ini tentunya, kita harapkan elemen di daerah dapat sama-sama memperjuangkannya,” ucap Haji Uma melalui siaran pers, Senin, 27 November 2017.

Direktur Bisnis PT. Angkasa Pura II, Daan Achmad menjelaskan, isu penjualan bandara kepada pihak asing itu tidak benar.  “Memang ada perusaan asing yang bekerjasama dengan membentuk badan usaha bersama, tapi ranahnya bukan pada aspek vital dari bandara, bahkan cenderung terpisah dari bandara. Hal ini perlu diluruskan, agar masyarakat tidak termakan dengan isu keliru,” terang Daan Achmad.

Terkait harapan dan aspirasi agar bandara di Sabang ditetapkan sebagai bandara internasional, Daan Ahmad menyatakan siap untuk menindaklanjuti perihal ini nantinya.

“Kita akan serius mempertimbangkan dan berupaya mewujudkan hal ini demi kemajuan daerah juga, terutama Sabang sebagai salah satu destinasi wisata di Aceh. Namun semuanya akan melalui prosedur yang dimiliki PT. Angkasa Pura nantinya,” katanya.

Sumber: Portalsatu