Santri dan Mantan GAM Daftar Jihad ke Myanmar

SimbunAceh – Front Pembela Islam (FPI) Aceh sudah menerima 200 orang lebih relawan laskar jihad yang akan di kirim ke Arakan, Myanmar. Mereka yang sudah mendaftar tidak hanya dari kader FPI, ada juga dari santri dan bekas kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

“Alhamdulillah sampai hari ini sudah ada lebih dari 200 orang yang mendaftar di titik-titik posko-posko yang kami buka di seluruh DPW FPI di Aceh. Di Nagan Raya ada 100 orang dan dari beberapa posko di pantai timur Aceh juga sudah lebih dari 100 orang. Ada dari satri dan bekas kombatan GAM,” kata Ketua FPI Aceh, Tgk Muslim At Thahiri kepada ajnn, Senin (4/9).

Tgk Muslim menambahkan, pendaftaran sudah dibuka sejak dua hari lalu dan belum bisa dipastikan kapan akan ditutup. Mereka yang sudah mendaftar akan melalui sejumlah tes dan pembekalan yang sudah diterapkan dalam formulir pendaftaran.

“Untuk syarat-syarat menjadi relawan jihad antara lain, pria, usia 21 sampai 40 tahun, ada izin tertulis dari orang tua, sehat jasmani dan rohani, menyerahkan fotokopi KTP dan siap mengikuti pembekalan fisik serta pengisian ilmu kebatinan oleh alim ulama,” jelasnya.

Terkait kapan akan dikirim ke wilayah konflik tersebut, Pimpinan Dayah Darul Mujahidin Blang Weu Panjo tersebut mengaku mereka akan dikirim setelah ada instruksi dari FPI Pusat.

“Kami juga masih menunggu keseriusan pemerintah dalam menyelesaikan pembantaian muslim Rohingya, terutama mengirim pasukan perdamaian ke wilayah tersebut, apabila tidak dilakukan maka akan dikirimkan relawan kesana,” ujarnya.

Selian itu, Tgk Muslim juga menegaskan, relawan laskar jihad yang sedang proses rekrutmen akan mengusung misi perdamaian ke Myanmar, dan membawa bantuan kemanusiaan.

“Saat ini kami juga sedang menggalang bantuan logistik dari masyarakat yang nantinya akan dikirim untuk para korban,” ungkapnya.[mrc]